vancognito.com – Perjalanan kereta di Eropa menjadi tren menggembirakan di tahun 2025, dengan banyak wisatawan Amerika beralih dari penerbangan cepat menuju pengalaman “slow travel”. Gerakan ini membawa tahun yang memecahkan rekor bagi Eurail Pass. Dengan tema “Koneksi Agung Alpen-Italia”, Italia dan Swiss menjadi negara yang paling diminati oleh para pelancong, menawarkan pemandangan menakjubkan serta efisiensi tinggi.
Rute kereta paling populer untuk wisatawan asal AS adalah perjalanan dari Florence (Santa Maria Novella) ke Roma (Roma Termini), yang menghubungkan dua kota bersejarah dalam waktu kurang dari 90 menit. Rute ini memungkinkan pelancong untuk menikmati keindahan seni dan kuliner tanpa repot menghadapi lalu lintas kota. Swiss juga menarik perhatian lewat rute Interlaken Ost menuju Lauterbrunnen dan Visp ke Zermatt, yang memperlihatkan panorama alam yang mengesankan.
Di sisi lain, perjalanan antar kota besar, seperti Eurostar dari Paris ke London dan rute dari Milan ke Florence, tetap memikat. Meskipun kota-kota besar banyak diminati, ada peningkatan signifikan pada perjalanan ke destinasi kecil di Eropa Tengah, seperti Amsterdam Zuid, Rheine, dan Mühldorf, menunjukkan pencarian akan keaslian di luar jalur utama.
Perubahan profil pelancong Eurail juga terlihat, dengan jumlah perjalanan solo dan yang menggabungkan kerja dengan liburan, atau “bleisure”, meningkat. Dengan konektivitas Wi-Fi yang baik, kereta menjadi pilihan ideal bagi para profesional yang bekerja dari lokasi berbeda. Menghadapi 2026, Eurail merencanakan perluasan infrastruktur yang akan memperkuat jaringan rute, terutama ke wilayah Eropa Timur, membuka lebih banyak akses bagi pelancong ke daerah-daerah yang sebelumnya sulit dijangkau.