vancognito.com – Konvensi Internasional Saksi-Saksi Yehuwa yang diadakan di Colombo dari 5 hingga 7 September 2025, berhasil menarik perhatian lebih dari 14.000 peserta, termasuk 3.500 delegasi internasional dari sepuluh negara. Acara yang berlangsung di Stadion Indoor dan Outdoor Sugathadasa ini tidak hanya berfungsi sebagai pertemuan spiritual, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap sektor pariwisata dan perhotelan Sri Lanka, menandai langkah maju dalam pertukaran budaya dan pariwisata religius.
Konvensi ini merupakan bagian dari seri tahunan “Ibadah Murni” yang diadakan oleh Saksi-Saksi Yehuwa, bertujuan untuk memperkuat hubungan spiritual melalui diskusi, presentasi video, dan lokakarya. Dengan melibatkan peserta dari berbagai negara seperti Amerika Serikat, Jepang, dan Australia, acara ini menyediakan ruang bagi pertukaran budaya yang bermakna dan memperkenalkan Sri Lanka sebagai destinasi ramah bagi wisatawan global.
Lebih dari sekadar pengalaman religius, konvensi ini menciptakan suasana komunitas yang mendalam, memungkinkan peserta bersosialisasi dan membangun hubungan baru. Kegiatan berupa diskusi spiritual dan presentasi juga dirancang untuk inspirasi, mengajarkan nilai-nilai cinta, kasih sayang, dan persatuan.
Dari segi ekonomi, konvensi ini memberikan dampak positif yang signifikan, diperkirakan menghasilkan sekitar $7,6 juta dalam pendapatan langsung bagi sektor pariwisata Sri Lanka. Banyak peserta yang memperpanjang masa tinggal mereka, menjelajahi berbagai tempat wisata di Sri Lanka, sehingga semakin memperkuat sektor pariwisata negara tersebut.
Sekretaris Perdana Menteri Sri Lanka, Pradeep Saputhanthri, memuji kesuksesan acara ini, menekankan kemampuan Sri Lanka untuk menyelenggarakan acara internasional berskala besar. Keberhasilan kolaborasi antara penyelenggara, pemerintah, dan sektor perhotelan diharapkan akan mendorong lebih banyak acara serupa di masa mendatang, menjadikan Sri Lanka sebagai tujuan utama untuk pariwisata berbasis kepercayaan di kancah global.