vancognito.com – Roket New Shepard dari Blue Origin, yang telah mengangkut 92 orang dalam perjalanan ke batas luar angkasa, akan menghentikan penerbangannya selama setidaknya dua tahun ke depan. Keputusan ini diambil oleh perusahaan guna memfokuskan sumber daya dan perhatian mereka terhadap kontrak-kontrak dengan NASA.
Langkah ini diumumkan oleh perusahaan yang didirikan oleh Jeff Bezos pada hari Senin lalu. New Shepard dikenal sebagai roket suborbital yang dirancang untuk memberikan pengalaman perjalanan luar angkasa kepada penumpang di ketinggian tertentu sebelum kembali ke Bumi. Sejak peluncuran pertamanya, roket ini berhasil melaksanakan beberapa misi yang melibatkan wisatawan, ilmuwan, dan peneliti.
Blue Origin menyatakan bahwa fokus utama mereka saat ini akan dialokasikan pada penyelesaian berbagai proyek yang terkait dengan NASA. Kontrak-kontrak tersebut mencakup pengembangan sistem transportasi untuk membawa astronaut dan kebutuhan lainnya yang mendukung misi luar angkasa. Dengan penghentian sementara penerbangan New Shepard, perusahaan berharap dapat meningkatkan kapabilitas dan efisiensi kerjasama mereka dengan lembaga luar angkasa terbesar di Amerika Serikat tersebut.
Pihak Blue Origin menegaskan bahwa walaupun roket tersebut tidak akan beroperasi dalam waktu dekat, mereka tetap berkomitmen untuk inovasi teknologi dan eksplorasi luar angkasa di masa mendatang. Perusahaan ini juga mengindikasikan bahwa setelah periode ini, mereka berencana untuk melanjutkan penerbangan New Shepard dengan potensi peningkatan keamanan dan daya saing.
Keputusan ini mencerminkan perubahan strategi dalam industri penerbangan luar angkasa yang semakin bersaing, di mana fokus pada kolaborasi dengan lembaga pemerintah menjadi semakin penting.