vancognito.com – Long Man of Wilmington, sebuah sosok kuno yang terletak di tebing South Downs di East Sussex, menjadi fokus perhatian baru-baru ini. Diperkirakan berasal dari era Anglo-Saxon, sosok yang terlihat berjalan dengan dua tongkat ini telah memikat perhatian banyak orang, termasuk fotografer Lee Miller dan seniman Roland Penrose, yang menganggapnya sebagai roh pelindung.
Pemandangan Long Man yang awalnya terbuat dari kapur kini telah dimodifikasi dengan blok beton, menimbulkan kesan berbeda bagi pengunjung. Sejarah sosok ini terkait dengan sebuah desain yang ditemukan di Kent pada tahun 1964, yang mungkin mewakili dewa Odin. Selain itu, sosok ini juga menginspirasi karya-karya seni dan musik modern.
Long Man of Wilmington adalah salah satu dari sekitar 40 sosok kapur yang ada di Inggris. Sosok-sosok ini kerap ditemukan di dekat jalur kuno yang dilalui peziarah, pedagang, dan pejuang. Penelitian menyebutkan bahwa angka-angka ini menjadi daya tarik bagi banyak seniman, penulis, dan sejarawan sepanjang sejarah. Dalam perjalanan pendek yang direncanakan menuju sosok Litlington White Horse, para pengunjung sering kali terpaksa mencari tempat berlindung dari cuaca buruk, menunjukkan tantangan yang dihadapi saat menjelajahi area tersebut.
Salah satu sosok kapur yang paling terkenal adalah Uffington White Horse, yang diperkirakan berusia sekitar 3.000 tahun. Sosok ini terus mendapatkan perhatian masyarakat, mendemonstrasikan warisan budaya yang masih hidup hingga kini. Pengunjung diimbau untuk menelusuri keindahan dan keajaiban alam Inggris, menemukan cerita-cerita menarik yang ada di balik setiap sosok yang menghiasi lanskap dataran kapur tersebut.