vancognito.com – Festival Sustarìa telah dimulai di Lago, sebuah desa kecil di provinsi Cosenza, Calabria. Acara ini berlangsung di depan gereja bergaya gotik, di mana seorang wanita muda menyanyi diiringi melodi gitar, menciptakan suasana yang mendebarkan bagi para penonton. Kerumunan yang hadir menyaksikan perayaan budaya yang menjadikan seni dan warisan agraris wilayah tersebut sebagai pusat perhatian.
Sustarìa, yang didirikan oleh Cristina Muto dan saudaranya Daniele pada musim panas 2020, bertujuan untuk memperlihatkan daya tarik budaya lokal serta mendorong penduduk untuk tetap tinggal di daerah tersebut. “Sustarìa adalah ketidakpuasan kreatif yang tak membiarkan kita diam,” sebut Cristina saat berbicara menjelang acara. Festival ini tidak hanya menarik perhatian penduduk lokal, tetapi juga pengunjung dari berbagai belahan dunia.
Selama festival, pengunjung dapat menikmati tarian tradisional tarantella, yang memiliki akar dalam kehidupan para petani, serta menyantap hidangan khas Calabria. Selain itu, festival ini bertujuan untuk menghidupkan kembali alat musik tradisional yang nyaris punah, seperti zampogna, sambil memperkuat komunitas lokal.
Dengan populasi yang berkurang akibat migrasi warga muda ke kota-kota besar, Sustarìa bertindak sebagai pemicu untuk mendorong orang lebih banyak kembali ke daerah ini. Melalui kolaborasi dan keterlibatan komunitas, Cristina berharap festival ini dapat membantu membangun kembali ekonomi lokal serta melestarikan warisan budaya yang kaya.
Festival Sustarìa akan kembali diadakan pada 1-3 Agustus 2026, sebagai usaha berkelanjutan untuk merayakan dan melestarikan budaya Calabria yang unik.