vancognito.com – Kebakaran hutan terbesar dalam sejarah Nebraska sedang mengancam wilayah Hutan Nasional Nebraska, khususnya di Distrik Ranger Bessey. Kebakaran yang dikenal sebagai Kebakaran Road 203 ini dimulai pada 12 Maret 2026, akibat suhu tinggi dan angin kencang yang menyebabkan api meluas dari area pembakaran yang telah direncanakan. Kebakaran ini telah menghanguskan hampir 36.000 hektar lahan hutan dan padang rumput yang berfungsi sebagai habitat banyak spesies.
Kebakaran ini merupakan ancaman kedua dalam waktu kurang dari lima tahun bagi hutan yang awalnya ditanam secara manual pada awal abad ke-20. Pada 1902, Charles E. Bessey, seorang profesor, mendapatkan persetujuan pemerintah federal untuk mendirikan perkebunan pinus di daerah tersebut. Tujuannya adalah untuk mencegah erosi dan menyediakan kayu bakar. Hingga kini, area tersebut telah berkembang menjadi 140.000 hektar hutan, yang merupakan hutan terbesar di Amerika Utara yang sebagian besar ditanam oleh manusia.
Situasi saat ini menunjukkan bahwa dampak dari kebakaran ini masih berkepanjangan. Tower Scott Lookout yang sebelumnya menjadi daya tarik, ditutup sejak 2022 setelah kebakaran Bovee yang membakar hampir 5.000 hektar hutan. Pihak layanan hutan kini menghadapi tantangan dalam menentukan langkah pemulihan yang tepat setelah kebakaran kali ini. Diperkirakan, regenerasi natural di area yang terbakar sulit terjadi tanpa upaya penanaman ulang pohon, mengingat sifat buatan dari hutan ini.
Selain Kebakaran Road 203, kebakaran Morrill juga menghadirkan ancaman serius, telah membakar lebih dari setengah juta hektar padang rumput, menjadikannya yang terbesar dalam sejarah Nebraska. Hingga saat ini, Kebakaran Road 203 masih dalam pengendalian dan petugas pemadam berupaya untuk mengatasi situasi yang semakin genting.